Maraknya Kematian Selebritis Tanah Air Akibat Penyakit Stroke

Salam sehat! Selamat datang di situs Pengobatan Penyakit Stroke Ringan Terbaik. Pada kesempatan ini kami akan membahas suatu informasi sekitar kesehatan. Kali ini kami akan membahas tentang “Maraknya Kematian Akibat Penyakit Stroke”. 

Menurut World Health Organization Di seluruh dunia, kecelakaan serebrovaskular (stroke) adalah penyebab utama kedua kematian dan penyebab utama ketiga kecacatan.

Secara global, 70% stroke dan 87% dari kematian akibat stroke dan tahun kehidupan yang disesuaikan dengan kecacatan terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.  Selama empat dekade terakhir, insiden stroke di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah meningkat lebih dari dua kali lipat. 

Dari selebritis tanah air juga pada bulan bulan ini beberapa hari belakangan sempat ramai akibat penyakit stroke telah menelan korban jiwa dari kalangan selebritis yaitu Robby Tumewu. Selain Robby Tumewu, tahun sebelumnya juga beberapa kalangan selebritis juga mengalami hal yang sama diantaranya Ade Namnung, Harry Moekti, Tata Dado dan masih banyak korban jiwa lainnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa pemicu penyakit stroke yang menyebabkan kematian?. Terlebih dahulu mari simak dan baca lengkap tentang penyakit stroke berikut di bawah ini.

Penyakit Stroke

Stroke adalah kondisi yang terjadi dimana ketika pasokan darah yang menganggu ke otak akibat dari penyumbatan (stroke iskemik) atau juga terjadinya akibat dari pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Stroke ini merupakan hal yang dapat menimbulkan kecacatan dalam tubuh manusia.

Yang menderita stroke mayoritas berusia sekitar 40 tahun ke atas akan tetapi tidak dapat dipungkiri stroke juga bisa menyerak anak muda.

Gejala Stroke

Yang menderita atau mengalami penyakit stroke ini memiliki gejala dan tanda yang mengganggu diantaranya :

  • Mengalami sakit kepala tiba-tiba yang sangat berat tanpa di ketahui penyebab yang jelas atau juga vertigo dan pusing yang menyebabkan kehilangan keseimbangan serta koordinasi.

  • Kehilangan keseimbangan, Mengalami masalah dengan berjalan , pingsan mendadak, tiba tiba mengalami kehilangan kesadaran atau koma. Seperti kejang kejang

  • Merasakan Kelelahan dan mati rasa,tidak berdaya, atau perasaan seperti kesemutan yang muncul tiba-tiba atau kehilangan kemampuan untuk menggerakan lengan, tangan, bebal pada bagian wajah, atau kaki terutama salah satu sisi bagian tubuh.

  • Mengalami masalah melihat suatu benda dengan kedua mata. Penglihatan yang buram dan menghitam tiba tiba kabur seperti ada tirai yang menutupi kedua mata.

  • Adanya masalah tiba tiba merasakan kebingungan secara mendadak dengan gangguan berbicara dan pendengaran atau juga gangguan pemahaman atau sulit mengerti.

  • Perut mengalami mual, panas, dan muntah muntah terlalu sering.

Penyebab Stroke

Selain penyumbatan dan pecahnya pembuluh darah, ada beberapa hal lainnya juga yang termasuk dapat menyebabkan penyakit stroke. 

Hipertensi yang tidak diobati dapat mengganggu pembuluh darah dan dapat menyebabkan penyakit jantung atau stroke.

Detak jantung yang tidak teratur, masalah fungsi jantung atau serangan jantung, yang semuanya dapat menyebabkan stroke.

Infeksi berat, dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan sel-sel darah hingga dapat meningkatkan penggumpalan darah, serta mengakibatkan stroke, mungkin dapat terjadi.

Obat-obatan dapat menyebabkan stroke pada usia berapa pun. Penggunaan rokok, minuman energi, pil kafein atau narkoba merupakan faktor-faktor risiko besar untuk stroke.

Obesitas atau kegemukan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stroke. Hal itu terkait dengan tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam darah.

Kelainan pembuluh darah bawaan aneurisma otak dan malformasi arteri mungkin bisa menyebabkan gumpalan, berdampak pada stroke iskemik, tetapi lebih cenderung akan pecah, menyebabkan stroke hemoragik.

Stroke sendiri bisa terjadi karena faktor risiko pelaku. Pelaku menerapkan gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Hal ini dapat di lihat pada:

  • Kecanduan merokok
  • Mengonsumsi minuman bersoda dan beralkohol
  • Suka menyantap makan cepat saji ( Fast Food dan junk food )
  • Kurangnya aktivitas gerakan atau olahrahga
  • Demensia dan depresi
  • Suasana hati yang tidak nyaman, seperti sering marah tanpa alasan yang jelas

Untuk menjaga keresahan kekhawatiran Anda penyakit ini dapat kita disembuhkan bahkan dicegah untuk mengindari dari penyakit stroke. Dari sekian banyak korban yang terlibat menderita penyakit stroke lebih cenderung memiliki pantangan atau mengubah gaya pola hidup. 

Banyak beberapa penanganan medis untuk masalah pengobatan penyakit stroke salah satu contoh yang kami rekomendasikan  yaitu dengan rehabilitasi.

Rehabilitasi
Karena stroke biasanya diikuti dengan masalah dengam gerakan, koordinasi, berpikir atau mengingat, bahasa, dan keterbatasan lainnya, dokter akan merekomendasikan Anda menemui terapis fisik, okupasi dan bicara untuk melakukan rehabilitasi.

Terapi sungguh dapat membantu pasien stroke pulih lebih cepat untuk mengembalikan fungsi fisik dan normal mereka. Jenis, frekuensi, dan durasi terapi akan tergantung pada tingkat keparahan stroke yang terjadi.

Posted by : Pengobatan Penyakit Stroke Ringan Terbaik

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.