Mengetahui Penyebab Penyakit Stroke Yang Harus Diketahui

Mengetahui Penyebab Penyakit Stroke Yang Harus Diketahui

Mengetahui Penyebab Penyakit Stroke Yang Harus Diketahui

Mengetahui Penyebab Penyakit Stroke Yang Harus Diketahui – Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak Anda terputus. Tanpa oksigen dalam darah, sel-sel otak mulai mati dalam beberapa menit. Untuk membantu mencegah stroke, pelajari tentang penyebab dan hal-hal yang dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkannya.

Stroke terjadi  karena beberapa penyebab, penyebab terjadinya stroke akan di uraikan di bahwa ini.

  1.  Pecahnya Pembuluh Darah

akibat pecahnya pembuluh darah, maka darah akan keluar mengisi ruang tengkorak kepala. tulang tengkorak merupakan suatu rongga yang memiliki dinding yang kuat dan volume yang tetap.

karena itu, jika ada darah keluar, maka terjadi peningkatan tekanan di dalam otak. Efek ini akan menekan fungsi otak yang terkena sehingga pada akhirnya terjadi penurunan kesadaran secara tiba-tiba.

Baca Juga : Tanaman Obat Herbal Untuk Penyakit Stroke Ringan

Akan tetapi dalam keadaan abnormal, mekanisme ini tidak dapat berjalan dengan baik sehingga menyebabkan pembuluh darah pada otak pecah. karena itu, pastikan tekanan darah anda dalam keadaan normal,  agar komplikasi ini dapat di cegah

 2.  Penyumbatan Pembuluh darah pada otak

Penyumbatan pembuluh darah pada otak mengakibatkan darah yang membawa nutrisi tidak dapat sampai ke jaringan otak yang membutuhkan sehingga terjadi penurunan kesadaran.

Pada keadaan ini penurunan kesadaran akan terjadi sedikit demi sedikit, tidak sedramatis gangguan yang pertama, yaitu pecahnya pembuluh darah di otak.

 3.  Kelas Sosial

Golongan profesional seperti dokter atau pengacara mempunyai faktor risiko stroke yang lebih rendah di bandingkan dengan pekerjaan kasar.

Dilihat dari segi ekonomi, sudah sangat jelas bahwa golongan profesional telah memiliki pendapat lebih dari cukup, mereka pun menerapkan pola hidup sehat dan teratur.

 4.  Anomali Pembuluh Darah

ketidak normalan pembuluh darah yang menyuplai otak seperti aneurisma ( pelebaran dinding pembuluh darah ) dan malformasi arteriovenosa ( kelainan pembentukan pembuluh darah arteri dan vena ) adalah suatu keadaan yang sudah di miliki seorang sejak lair.

Sehingga yang memiliki ketidaknormalan pada pembuluh darah seperti ini dapat hidup bertahun tahun tanpa mengalami permasalahan apapun.

Namun pada suatu waktu pembuluh darah tersebut pecah dan menumpahkan isinya ( darah ) ke jaringan  otak dan mengakibatkan stroke.

Selain hal-hal yang telah di sebutkan di atas, ada faktor lain yang menyebabkan stroke, yaitu faktor risiko medis, faktor risiko pelaku, faktor risiko yang dapat dimodifikasi, dan dan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi.

 1.  Faktor Risiko Medis

Faktor risiko medis yang mmperparah stroke, antara lain :

a.  Arterioslerosis atau pengerasan pembuluh darah

b.  Adanya riwayat stroke dalam keluarga ( faktor keturunan )

c.  Migrain atau sakit kepala sebelah

 2.  Faktor Risiko Pelaku

Stroke sendiri bisa terjadi karena Faktor risiko pelaku.

Pelaku menerapkan gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Hal ini dapat di lihat pada:

a.  kebiasaan merokok

b.  Mengonsumsi minuman bersoda dan beralkohol

c.  suka menyantap makan cepat saji ( Fast Food dan junk food )

d.  Kurangnya aktivitas gerakan atau olahrahga

e.  Suasana hati yang tidak nyaman, seperti sering marah tanpa alasan yang jelas

 3.  Faktor Risiko Yang  Dapat Dimodifikasi

a. Hipertensi ( tekanan darah tinggi ) 

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi merupakan peluang terbesar terjadi stroke.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi mengakibatkan adanya gangguan aliran darah yang mana diameter pembuluh darah akan mengecil sehingga darah yang mengalir ke otak pun akan berkurang.

Dengan berkurang suplai oksigen dan glukosa, lama kelamaan jaringan otak akan mati.

b.  Penyakit Jantung

Penyakit jantung seperti jantung koroner  dan infarkmokard ( kematian otot jantung ) menjadi faktor terbesar terjadinya penyakit stroke.

Seperti kita ketahui, jantung merupakan pusat aliran darah di tubuh. Jika pusat pengaturan darah mengalami kerusakan, maka aliran darah tubuh pun menjadi terganggu, termasuk aliran darah menuju otak.

Gangguan aliran darah itu dapat mematikan jaringan otak secara mendadak ataupun bertahap.

c.  Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus atau kencing manis mempunyai risiko mengalami stroke. Pembuluh darah pada penderita diabetes umumnya lebih kaku atau tiba-tiba sehingga dapat menyebabkan kematian otak.

d.  Hiperkolesterolemia

Hiperkolesterolemia  adalah kondisi di mana kadar kolesterol dalam darah berlebih. LDL yang berlebihan akan mengakibatkan terbentuknya plak pada pembuluh darah.

Kondisi seperti ini lama-kelamaan akan mengganggu alian darah, termasuk aliran darah ke otak.

e.  Obesitas

Obesitas adalah atau kegemukan merupakan salah satu faktor terjadinya stroke. Hal itu terkait dengan tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam darah.

F. Merokok

dari berbagai penelitian di ketahui bahwa orang  orang yang merokok mempunyai kadar fibrinogen darah yang lebih tinggi di bandingkan orang yang tidak merokok. Peningkatan kadar fibrinogen mempermudah terjadinya penebalan pembuluh darah sehingga pembuluh darah menjadi  sempit dan kaku, maka dapat menyebabkan gangguan aliran darah.

Faktor Risiko Yang Dapat Dimodifikasi

a. Usia

Semakin bertambahnya usia, semakin besar pula risiko terjadinya stroke. Hal ini terkait dengan proses degenerasi ( penuaan ) yang terjadi secara alamiah.

b. Jenis Kelamin

Dibandingkan dengan perempuan, laki laki cenderung berisiko lebih besar mengalami stroke. ini terkait bahwa laki laki cenderung merokok. Bahaya terbesar dari rokok adalah merusak lapisan pembuluh darah pada tubuh.

c.  Riwayat keluarga

Jika salah satu dari keluarga pernah menderita stroke, maka kemungkinan dari keturunan keluarga tersebut dapat mengalami stroke. Orang dengan riwayat  stroke pada keluarga memiliki risiko lebih besar untuk terkena stroke di banding orang yang tanpa riwayat stroke pada keluarganya.

d. Perbedaan Ras

Fakta terbaru menujukan bahwa risiko stroke pada orang afrika sekitar dua kali lebih tinggi dari pada orang nonkaribia.

Hal ini dimungkinkan karena tekanan darah tinggi diabetes lebih sering terjadi pada orang afika dari pada orang non- afrika. Hal ini dipengaruhi juga oleh fakta genetik dan faktor lingkungan.

Baca juga : Apa Gejala Awal Stroke? Kenali Sebelum Terlambat

Posted by : Bebas stroke

Mengetahui Penyebab Penyakit Stroke Yang Harus Diketahui

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.